Tips Kurangi Konstipasi dan Ambeien Pasca Melahirkan

By | 2nd February 2017

obatwasir.exl.me,- Konstipasi atau sembelit sering menjadi masalah kesehatan yang terjadi pad aibu hamil dan pasca melahirkan. Frekuensi terjadinya gejala tersebut cukup tinggi, terutama masa nifas setelah melahirkan. Hal itu dipicu oleh perubahan keseimbangan hormon pada ibu, stress dalam merawat anak, dan sebagainya. Selian itu, pada masa setelah melahirkan juga sering terjadi ambeien atau wasir. Saat terjadi konstipasi, feses akan menjadi keras. Masalah ini bisa membuat luka dibagian sekitar anus yang berhubungan dengan terjadinya ambeien.

Masalah ini menjadi perhatian serius para peneliti kesehatan dewasa ini. Hal ini disebabkan karena dapat berdampak pada maenurunnya kualitas hidup sang ibu, sekaligus menciptakan suasana yang tidak kondusif dalam merawat anak.

Sejumlah penelitian dilakukan demimencari cara untuk mengurangi gejala konstipasi yang dialami oleh ibu pasca melahirkan. Riset yang dilakukan Yakult Honsha European Research Center for Microbiology di Ghent, Belgia, dilakukan penguijian terhadap ibu di masa nifas untuk mengetahui pengaruh dari mengonsumsi minuman susu fermentasi yang mengandung bakter L.Casei Shirota strain terhadap gejala konstipasi dan ambeien.

Penelitian ini dilakukan terhadap 40 wanita yang tinggal di Belgia dan melahirkan secara normal. Responden dibagi menjadi dua grup dengan jumlah 20 orang yang dipilih secara random. Penelitian dilakukan selama 6 pekan sejak hari ke lima melahirkan dan semua responden belum pernah meminum susu fermentasi yang mengandung bakteri L.Casei Shirota strain.

Salah satu kelompok responden dimnta untuk mengonsumsi minuman susu fermentasi yang mengandung lebih dari 6.5 miliar bakteri L.Casei Shirota strain, sedangkan grup lainnya diminta untuk mengonsumsi Placebo. Selama itu, kondisi buang air besar, gejala konstipasi, QOL Qoality of Lifer, gejala ambeien, di cek menggunakan jurnal atau daftar pertanyaan. Sedangkan gejala konstipasi dan QOL dinilai menggunakan poin berdasarkan daftar pertanyaan.

Hasil penelitian menunjukkan penurunan gejala konstipasi. Hal itu dapat diakui berdasarkan nilai total PAC-SYM (daftar pertanyaan) dari grup yang mengonsumsiĀ  minuman susu fermentasi yang mengandung bakteri L.Casei Shirota Strain selama 6 pekan secara signifikan lebih rendah dibandingkan dengan grup yang mengonsumsi minuman placebo.

Baca Juga :

Wanita yang mengonsumsi minuman susu fermentasi pasca melahirkan juga menunjukkan adanya peningkatan perasaan puas dengan kondisiĀ  buang air besar dibandingkan dengan grup yang mengonsumsi placebo. Penilaian berdasarkan PAC-QOL Sub skala perasaan puas, menjadi lebih baik, dan kepuasaan atas kondisi BAB diri sendiri meningkat.

Hasil penelitian juga menunjukkan berkurangnya gejala ambeien yang terjadi pada grup yang mengonsumsi minuman susu fermentasi yang mengandung bakteri L.Casei Shirotastrain. Pada minggu ke tiga jumlah responden yang mengatakan bahwa mengeluarkan darah setelah BAB karena ambeien berkurang, dan setelah minggu keempat, hampir tidak ada yang mengalami BAB berdarah. Di sisi lain, dalam grup yang mengonsumsi minuman placebo masih ada responden yang mengalami gejala ambeien bahkan pada minggu keenam dengan jumlah yang stagnan.

Hasil penelitinian tersebut menghasilkan kesimpulan bahwa gejala konstipasi dan ambeien dapat dikurangi dengan mengonsumsu minuman susu fermentasi yang mengandung bakteri L.Casei Shirota strain sejak masa awal setelah melahirkan. Susu fermentasi yang mengandung bakteri L.Casei Shirota strain menjadi salah satu cara yang efektif sebagai postnatal care atau perawatan setelah melahirkan untuk mengurangi permasalahan yang terjadi pada wanita setelah melahirkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *