Ternyata Wasir Termasuk Salah Satu Gejala Anemia

By | 8th November 2016

Anemia merupakan penyakit dimana seseorang mengalami kekurangan darah, terutama zat yang dikenal dengan istilah hemoglobin. Penyebab anemia ini tentu saja dari berbagai faktor, termasuk stress dan juga faktor genetik atau bisa juga dari gangguan-gangguan atau faktor lainnya.

Ada beberapa gejala yang bisa menunjukkan kondisi anemia. Pada beberapa orang, anemia bisa tidak terdeteksi dan gejalanya pun cukup samar. Jika seseorang biasanya dalam kondisi sehat, tanda adanya anemia hanya akan timbyl jika kadar hemoglobinnya menurun di bawah 10 g/dl.

ternyata-wasir-termasuk-salah-satu-gejala-anemia

Jika anemia bertambah parah, maka penderitanya akan mengalami sakit kepala dan sakit kaki. Sebagai peringatan, kekurangan zat besi, meski jarang terjadi dapat menyebabkan perubahan jangka panjang pada mukosa di tenggorokan dan penyakit seperti leukimia, wasir, dan kanker perut.

Ketika Anda mengalami anemia, maka detak jantung akan menjadi cepat, kulit pucat, kuku rapuh, dan Anda juga dapat mengalami wasir. Anda juga akan mulai merasa lemas setiap waktu dan terkadang merasa sulit untuk beranjak dari tempat tidur.

Sebenarnya anemia dapat disembuhkan dengan pola makan yang lebih baik atau dengan menambah asupan zat besi atau asam folik dengan sumpelen. Anda juga bisa menambahkan berbagai sumber zat besi ke dalam menu harian Anda seperti daging merah, ikan, kuning telur, kerang, daging, unggas. Zat besi dari sumber-sumber ini dapt dengan mudah terserap ke dalam usus.

Tidak hanya itu, Anda juga bisa mendapatkan asupan zat besi dari makanan tumbuhan, seperti kacang-kacangan, buah kering, biji-bijian, ara, kurma, aprikot, bit, kismis, sayuran berdaun hijau seperti bayam, gandum, roti, dan sereal.

Sumber lain dari makanan yang mengandung zat besi adalah tahu, kacang garbanzo, dan stroberi. Jadi, selalu terapkan pola makan yang sehat dan seimbang serta pastikan Anda mengonsumsi makanan yang mengandung sumber zat besi dan asam folik yang baik. Namun, perlu diingat, Anda harus menghindari kopi, teh, dan minuman berkafein lainnya karena dapat mengurangi penyerapan zat besi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *