Penyebab Buang Air Besar Berdarah dan Cara Mencegahnya

By | 4th September 2017

Penyebab Buang Air Besar Berdarah dan Cara Mencegahnya,- Buang air besar yang disertai dengan darah tentu menjadi kondisi yang cukup mengkhawatirkan, terlebih lagi bagi mereka yang baru mengalami hal ini. Meskipun buang air besar berdarah umumnya disebabkan oleh kondisi yang ringan atau tidak berbahaya, namun terdapat beberapa kondisi tertentu yang mengharuskan Anda untuk segera mencari pertolongan medis, yaitu ketika darah yang keluar begitu banyak hingga membuat badan menjadi lemas.

Ada banyak faktor yang dapat menyebabkan buang air besar disertai dengan darah. Maka dari itu, sangat dianjurkan untuk segera berkonsultasi jika Anda mengalami hal tersebut. Berikut ini merupakan beberapa penyebab buang air besar berdarah dan cara mencegahnya yang perlu diketahui, diantaranya adalah :

  • Ambeien

Ambeien atau wasir merupakan salah satu penyebab timbulnya buang air besar berdarah. Pada kasus ini, darah yang keluar biasanya berwarna merah terang atau merah marun. Jika memang disebabkan oleh penyakit wasir, maka disarankan untuk mengubah pola makan dan memperbanyak serat sebagai salah satu cara untuk mencegah kondisi tersebut semakin parah.

Baca juga : Obat Wasir Berdarah

  • Maag

Darah yang keluar saat buang air besar juga bisa disebabkan oleh penyakit maag. Salah satu cara untuk mengetahuinya yaitu dengan melihat warna darah tersebut. Biasanya darah yang berwarna gelap dan hampir kehitaman berasal dari saluran pencernaan bagian atas seperti perut. Untuk mencegahnya, cobalah untuk menghindari stres, mengurangi alkohol, dan mengurangi paparan asap rokok.

  • Penyebab lainnya

Penyebab lain yang biasa menimbulkan keluarnya darah saat buang air besar yaitu celah anal, merupakan darah yang disebabakn oleh sembelit sebelum persalinan.

Selain itu, darah yang keluar saat buang air besar juga bisa mengindikasinya adanya kanker kolorektal. Jika Anda memiliki riwayat penyakit kanker gastro intestinal (GI) di keluarga Anda, maka sebaiknya segera lakukan pemeriksaan colonoscopi reguler lebih awal untuk mendeteksi hal tersebut.

Pada banyak kasus, buang air besar dapat dideteksi ketika ditemukan adanya darah di toilet setelah buang air besar atau ada darah pada tisu yang digunakan untuk membersihkan anus setelah buang air besar.

Darah yang ditemukan biasanya bewarna merah terang, namun darah juga dapat berwarna hitam dan lengket, yang merupakan pertanda bahwa pendarahan hanya terjadi pada bagian atas saluran pencernaan. Namun, ada juga kasus dimana darah yang keluar sangatlah sedikit sehingga sulit dideteksi atau didiagnosis. Untuk mendeteksi keberadaan darah, maka dapat dilakukan tes feses darah (fetal occult blood test), tes ini dapat menemukan darah yang tersembunyi pada feses.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghentikan perdarahan akut. Endoskopi sering kali digunakan untuk menginjeksikan bahan kimia pada titik perdarahan. Pengobatan sebaiknya dilakukan dengan cara mengobati penyebab untuk menghentikan kambuhnya perdarahan dibandingkan dengan mengentikan perdarahannya saja.

Penderita juga akan diberi antibiotik atau obat antiperadangan untuk mengatasi kolikitis. Operasi mungkin juga diperlukan jika penyebab perdrahan adalah adanya polil pada usus. Untuk menghindari buang air besar berdarah, maka disarankan untuk mengonsumsi makanan yang kaya akan serat untuk mengatasi sembelit yang dapat memicu robeknya anus.

Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *