Pengelolaan Penyakit Wasir

By | 30th October 2015

Penyakit wasir merupakan pembengkakan dan peradangan pada pembuluh darah balik (vena) pada dearah rektum atau anus. Wasir umumnya didiagnosis melalui pemeriksaan fidik. Pemeriksaan visual pada anus dan area sekitarnya dapat mendiagnosis wasir eksternal ataupun prolapas.

Wasir dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu wasir internal atua wasir dalam dan wasir eksteral atau wasir luar. Kedua jenis ini dibedakan atas posisinya relatif terhadap garid dentata. Beberaa orang tertentu dapat menunjukkan versi simtomatis keduanya. Jika disertai dengan rasa nyeri, maka kondisi tersebut lebih menyeripao fistula ani atau wasir eksternal dan bukan wasir internal.

Pengelolaan Penyakit Wasir

pengelolaan penyakit wasir

Konservatif

Perawatan konservatif biasanya terdiri dari nutrisi dengan diet tinggi serat, asupan cairan secara oral untuk menjaga agar tubuh tidak mengalami dehidrasi, obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS), rendam duduk, dan sitirahat. Asupan serat yang tinggi dapat memberikan hasil yang baik, dan dapat di capai denganmengubah diet ataumengkonsumsi suplemen serat. Tidak banyakbukti yang mendukung manfaat dilakukannya rendam duduk selama masa perawatan. Dan jika hal ini dilakukan, maka harus dibatasi hanya 15 menit setiap kali dilakukan.

Meskpiun banyak tersedia obat topikal dan supositoria untuk mengobati wasir, namun manfaat obat-obatan tersebut belum menunjukkan bukti yang nyata. Senyawa yang mengandung steroid tidak boleh digunakan lebihd ari 14 hari karena dapat menyebabkan penipisan kulit. Kebanyakan senyawa yang digunakna merupakan kombinasi dari berbagai zat aktif.

Prosedur

Sejumlah tindakan dapat dilakukan di tempat praktik. Meskipun pada umumnya aman, namun efek samping serius seperti sepsis perianal dapat mungkin terjadi.

  • Ligasi gelang karet biasanya disarankan sebagai penanganan pertamabagi penderita dengan derajat penyakit 1 hingga 3. Hal ini merupakan prosedur dimana gelang karet dipasangakn ke wasir internal setidaknya 1 cm diatas garis dentata untuk menghambat suplai darah. Setelah 5-7 haru, wsir yang mengering akan terlepas. Jika gelang karet diletakan terlalu dekat dengan garis dentata, maka akan timbul rasa nyeri yang berat setelahnya. Tingkat penyembuhan denganmetode ini mencapai 87% dengan tingkat komplikasi hingga 3%.
  • Skleroterapi melipatkan suntikan zat pembuas sklerosis, seperti fenol ke dalam wasir. Tindakan ini menyebabakndinding pembuluh vena mengempis, sehingga wasir menjadi mengerut. Tingkat keberhasilan dari tindakan ini setelah 4 tahun yaktni 70% ternyata lebih tinggi dari logasi gelang karet.
  • Sejumlah metode kauterisasi cukup efektif untuk mengatasi wsir, namun hanya digunakan jika metode lainnya tidak berhasil. Prosedur ini menggunakna ekerokauteri, radiasi infra merah, bedah laser, atau bedah beku. Kauterisasi inframerah merupakan opsi untuk kondisi penyakit tingkat 1 atua 2. Untuk mereka dengan penyakit stadium 3 atua 4 tingkat kekambuhan sangat tinggi.

Pembedahan

Sejumlah teknik pembedahan dapat dilakukan jika penanganan secara konservatif dan prosedur sederhana gagal dilakukan. Semua pengobatan melalui pembedahan melibatkan komplikasi hingga derajat tertentu, termasuk didalmnya perdarahan, infeksi, striktur ani, dan retensi urin yang disebabkan karena kedekatan letak rektum dengan sistem saraf yang menuju kandung kemih. Terdapat juga kemungkinan resiko inkontinensia fekal (tidak dapat menahan buang air besar), terutama dalam bentuk cairan dengan laju dilaporkan berkisar antara 0% dan 28%. Kondisi lain yang dapat timbul setelah proses pengangkatan wasir yaitu ektropion mukosa (biasanya disertai stenosis anus). Disini biasanya mukosa anus keluar dari anus, yaitu suatu kondisi yang lebih ringan dari prolaps rektum.

Selain dengan menggunakan beberapa cara tersebut, Anda juga bisa mengatasi penyakit wasir secara tradisional dengan menggunakan obat wasir herbal yang telah diyakini memiliki khasiat dan manfaat yang baik serta ampuh untuk mengatasi penyakit wasir secara alami dan juga efektif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *