Operasi Wasir Dengan Teknik Stapler

By | 26th June 2015

Pada artikel sebelumnya, kita sudah memberikan  informasi mengenai operasi wasir secara umum.  Kali ini, kita akan memberikan informasi  mengenai salah satu teknik operasi wasir, yaitu  operasi wasir dengan stapller. Teknik operasi  wasir ini merupakan tindakan yang amat  minimal invasif. Dari sebuah penelitian yang  dilakukna, setelah operasi dengan teknik stapller  ini rasa nyeri aman sangat sedikit serta masa  rawat inapnya juga lebih pendek jika  dibandingkandengan teknik oerasi yang  konvensional. Walaupun banyak faktor yang juga  mempengaruhi, tapi secara garsi besar teknik  operasi ini lebih baik dibandingkan dengan teknik  operasi terdahulu dengan catatan hanya  dilakukan untuk kasus yang benar-benar  direkomendasikan untuk menggunakan teknik  stapller ini.

operasi wasir dengan teknik stapler

Teknik operasi ini dilakukan dengan  menggunakan alat khusus yang disebut dengan  stapler. Keuntungan alat ini adalah sekali buang  (disposable), sehingga lebih higenis. Selain itu,  teknik ini juga berlangsung cepat, yaitu sekitar  12-45 menit serta memungkinkan pasien untuk  pulih lebih cepat. Teknik stapler ini memindahkan  wasir ke posisi semula, dimana pada saat yang  sama memotong dan menghentikan aliran darah  dengan menggunakan stapler, sehingga wasir  menyusut dan mengecil. Pemotongan dilakukan  2-4 cm diatas batas linea dentate dimana tidak  terdapat sesnsor saraf.

Jadi, alat tersebut dimasukkan ke dalam anus  yang sebelumnya sudah dimasukkan alat dilator  anus. Kemudian dilakukan penjahitan pada  tempat wasir dan stapler dimasukkan sambil  jahitan tadi diikat kencang. Stapler ditarik untuk  memberi tempat ikatan benar-benar kencang.  Setelah itu, stepler dimasukkan maksimal,  kemudian dilakukan stapling atau pemotongan.  Setelah pemotongan selesai, dilakukan evaluasi  pada daerah stapler line, jika masih ada  perdarahan maka akan dilakukan penjahitan.  Namun, jika dilihat tidak ada perdarahan, maka  operasi dinyatakan selesai.

Dengan prosedur ini, rasa sakit yang terjadi  setelah operasi ataupun ketika buang air besar  menjadi berkurang. Namun, teknik operasi wasir  stapler juga memiliki kelemahan, yaitu tidak  semua jenis penyakit wasir bisa dilakukan dengan  metode stapler dan metode ini membutuhkan  operator yang benar-benar bisa melakukan  teknik ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *