Mengetahui Penyebab dan Tips Mengatasi Gatal Di Anus

By | 15th September 2016

Gatal pada anus atau dalam dunia medis disebut dengan pruritus ani merupakan kelainan yang cukup umum dan dapat timbul didalam atau lebih sering disekitar anus. Meskipun dapat terasa memalukan dan sulit ditangani, tetap gatal dianus jarang bersifat serius.

mengetahui-penyebab-dan-tips-mengatasi-gatal-di-anus

Menurut ahli parenting asal Inggris, Dr. Miriam Stoppard, penyebab anus gatal yang paling umum terjadi yaitu kandida atau jamur dengan kemerahan dan sisik di kulit sekitarnya. Namun, selain itu, gatal di anus juga bisa disebabkan oleh beberapa kondisi lain, diantaranya adalah :

  • Infeksi. Infeksi menular seksual seperti keputihan pada wanita juga bisa menjadi penyebab anus gatal. Pada anak-anak, parasit seperti cacing kremi sering menimbulkan gatal di anus yang persisten. Orang dewasa yang tinggal dalam satu rumah juga dapat terinfeksi. Infeksi jamur ini juga dapat menyebabkan gatal-gatal di anus.
  • Iritasi kulit. Gesekan dan kelembaban dapat mengiritasi kulit sensitif di daerah anus. Iritasi ini terkadang dapat menyebabkan gatal di dubur. Parfum, pewarna, dan agen pelunakan dalam produk seperti sabun dan kertas toilet juga bisa memicu iritasi dan gatal-gatal pada anus.
  • Wasir. Wasir atau disebut juga ambeien merupakan salah satu penyebab dari penyakit gatal pada anus. Hal ini disebabkan karena sering mengejan ketika buang air besar dan gesekan yang lebih nyata.
  • Penyakit kulit. Terkadang dubur terasa gatal sebagai akibat dari adanya penyakit kulit tertentu, seperti psoriasis atau dermatitis kontak.
  • Masalah pencernaan. Diare yang sering terjadi dapat mengakibatkan iritasi dan disusul dengan anus gatal. Buang air besar tak terkendali, sehingga lama kontak dengan anus karena tidak segera dibersihkan juga dapat menimbulkan kondisi tersebut.

Tips Mengatasi Gatal Di Anus

Rasa gatal di anus yang seolah-olah tidak kunjung mereda sering membuat kita selalu ingin menggaruknya. Menggaruk memang dapat menenangkan untuk sementara, namun hal ini justru akan memperburuk kondisi jika dilakukan secara berlebihan. Berikut ini beberapa tips mengatasi gatal di anus yang bisa dilkaukan :

  • Hilangkan keinginan untuk menggaruk dan jangan biarkan kuku dalam kondisi panjang
  • Gunakan sarung tangan berbahan katun di malam hari. Hal ini bertujuan untuk menghindari Anda menggaruk tanpa sadar
  • Mandi dengan air hangat di bak atau dipancuran sebelum tidur dapat meredakan gatal di malam hari
  • Penggunaan pakaian dalam longgar yang berbahan serat alami cenderung tidak menimbulkan iritasi jika dibandingkan dengan bahan sintesis.
  • Hindari menggunakna sabun yang mengiritasi kulit dan cobalah untuk tidak menggaruk, karena ini akan memperburuk rasa gatal
  • Bersihkan dan keringkan anus secara menyeluruh dan hindari meninggalkan sabun di daerah dubur
  • Setelah buang air besar, gunakna kertas basah seperti tisu bayi, tisu pembersih dubur atau tisu basah untuk membersihkan dubur. Kertas basah ini lebih baik daripada tisu toilet
  • Penyakit gatal yang berlangsung lebih dari 3 hari seharusnya diperiksa oleh dokter. Dokter akan memeriksa anus dan menjadwalkan pemeriksaan untuk mencari penyebab yang perlu ditangani.

Itulah penyebab dan tips mengatasi gatal di anus yang perlu diketahui. Semoga informasi tersebut bermanfaat dan bisa membantu Anda. Semoga lekas sembuh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *