Mengenal Kondisi Penyakit Bayi Lahir Tanpa Lubang Anus

By | 22nd September 2016

obatwasir.exl.me,- Bayi tanpa anus merupakan salah satu kelainan yang paling sering ditemukan pada bayi yang baru lahir. Pada 1 dari 5000 kelahiran bayi hidup bisa ditemukan malformasi anorectal, yaitu kelainan dari anatomi usus besar bagian pembuangan. Saluran pencernaan merupakan satu kesatuan yang terhubung mulai dari mulut, kerongkongan, lambung, usus dua belas jari, usus halus, usus besar, hingga ke anus.

mengenal-kondisi-penyakit-bayi-lahir-tanpa-lubang-anus

Penyakit bayi lahir tanpa lubang anus atau disebut juga Atresia Ani atau anus imperforata merupakan salah satu jenis cacat atau kelainan sejak lahir. Pada kondisi ini, perkembangan janin mengalami gangguan, sehingga bentuk rektum (bagian akhir usus besar) hingga lubang anus umumnya tidak sempurna. Saluran pencernaan tersebut buntu pada bagian usus besar sebelum anus, sehingga bayi tidak dapat buang air besar. Seringkali kelainan ini tidak disadari pada awal kelahiran, karena bagian pembuangan yang terlihat seolah-olah normal, namun lubangnya sendiri (saluran anus) sebenarnya tidak terbentuk secara sempurna.

Akibat saluran anus tidak terbentuk, maka kotoran bayi akan menumpuk di dalam perut, menyebabkan bayi kembung, semakin lama semakin berat, muntah yang dapat berwarna hijay, tidak bisa minum, dan kondisi dapat memburuk seiring waktu. Terkecuali jika kondisi ini disertai dengan adanya saluran dengan bagian lain (fistel) dan saluran tersebut cukup besar. Namun, pada kondsii ini bayi tetap tidak buang air bear dari anus yang seharusnya.

Pada kondisi normal, lubang anus, saluran kemih, dan kelamin terbentuk pada usia kehamilan 8 minggu melalui proses pembelahan dan pemisahan dinding-dinding pencernaan janin. Gangguan pada masa perkembangan janin inilah yang akan memicu anus imperforata atau atresia ani.

Penyebab dibalik gangguan perkembangan tersebut belum diketahui secara pasti. Pada pakar menduga bahwa faktor keturunan atau genetika mungkin memiliki pengaruh yang besar di balik terjadinya cacat lahir tersebut.

Menurt seattlechildrens, anak-anak dengan anus imperforata mungkin memiliki masalah lain yang berkaitan erat dengan kondisi tersebut. Mungkin termasuk didalamnya masalah dengan :

  • Ginjal
  • Jantung
  • Tenggorokan (trakea)
  • Tabung yang menghubungkan mulut ke perut (esofagus)
  • Tulang yang membentuk tulang bagian belakang (vertebrae)
  • Bagian terendah dari tulang belakang, tepat di atas tulang ekor (sakrum)

Pemeriksaan dini sangat diperlukan agar penanganan bisa segera dilakukan. Jenis prosedur yang akan dipilih oleh dokter tergantung pada jenis dan tingkat keparahan cacar lahir yang dialami oleh sang bayi. Kondisi bayi juga akan menjadi faktor utama yang dipertimbangkan.

Bayi yang tidak memiliki lubang anus akan diberik asupan melalui infus. Jika ada fistula yang terbentuk pada saluran kemih, maka dokter akan menyarankan penggunaan antibiotik.

Sebagian besar lubang anus yang tertutup memerlukan tindakan operasi secepatnya guna membentuk saluran pembuangan untuk kotoran. Walaupun demikian, operasi ini memiliki tingkat kesulitan yang tinggi karena posisi organ yang mengalami gangguan terletak jauh dalam panggul. Belum lagi faktor usia bayi yang sangat muda, sehingga risiko komplikasi juga meningkat.

Operasi pembuatan lubang anus baru bisa dilakukan jika bayi berusia 1 tahun. Pada usia tersebut bayi sudah bisa menjalani pembuatan anus yang semestinya dan kondisinya pun kembali normal.

Biasanya, operasi tersebut hanya bersifat sementara. Karena, jika pada saat dilakukan pengecekan pada anus, usus si anak jauh dari lubang anus, maka harus dibuatkan anus buatan. Jika kelah anak tumbuh besar, maka usus panjangnya akan ditarik dan usus tersebut sudah dekat dengan lubang anus, baru dibuatkan anus ditempat yang semestinya.

Setelah melakukan operasi pembentukkan lubang anus, komplikasi yang umum terjadi diantaranya adalah konstipasi atau inkontinensia tinja. Untuk mengatasinya, sebiknya jaga pola makan pasien dengan seksama. Salah satu cara yang bisa dilakukan yaitu dengan mengonsumsi banyak serat, seperti sayur dan buah. Makanan yang mengandung pencahar alami, seperti produk susu, juga bisa digunakan. Selain cara alami, pasien juga bisa dianjurkan untuk menggunakan obat pencahar atau laktasif serta suplemen yang mengandung serat.

Artikel Terkait : Penyebab dan Cara Menagtasi Gatal di Anus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *