Jenis-Jenis Wasir

By | 2nd June 2015

Pada umumnya, terdapat 2 jenis wasir, yaitu wasir luar  atau wasir eksternal dan wasir dalam atau wasir  internal. Perbedaan kedua jenis wasir ini terletak pada  posisi asal pembuluh darah membesar, serta jaringan  yang melapisi pembuluh darah tersebut. Wasir internal  dan eksternal dapat mucul berbeda, namun banyak juga  orang yang mengalami keduanya. jarang ditemui  perdarahan yang signifikan hingga menyebabkan  anemia, dan lebih jarang lagi perdarahan yang  mengancam nyawa.

Wasir Eksternal

jenis-jenis wasirKetika wasir ditemukan di luar anus, maka jaringan  pada kantung darah dapat terlihat dan mudah dirasakan  sehingga wasir eksternal ini mudah untuk didiagnosis  dan di obati. Wasir eksternal dapat menimbulkan rasa  sakit, perih dan rasa gatal. Wasir ini biasanya terasa  sangat lembut dan sangat gatal. Mungkin ada juga yang  menimbulkan darah merah yang terang jika dilihat pada  kertas toilet setelah buang air besar. Biasanya akan  terasa sangat menyakitkan jika digunakan untuk duduk  atau berjalan.

Wasir eksternal sering kali ikut keluar jika ada tekanan  disekitar anus, seperti buang air besar atau sebagainya.  Jika terdorong kleuar oleh feses, wasir ini akan  mengakibatkan penggumpalan (trombosis) yang  menjadikan wasir berwarna biru-ungu. Dalam kondisi  ini, maka pembuluh darah yang membengkak itu sangat  mudah terluka dan mengeluarkan darah.

Wasir eksternal cenderung lebih mudah untuk diobati  dibandingkan dengan wasir internal. Wasir eksternal  dapat diatasi dengan melakukan pengobatan rumahan,  seperti dengan menggunakan krim, tisu, merendam  wasir dengan air hangat, dan memperhatikan  kebersihannya dengan teliti. Jika di atasi dengan benar  dan tepat, mungkin wasir ini akan hilang dalam  beberapa minggu. Namun, wasir eksternal juga bisa  membutuhkan waktu yang sangat lama dalam proses  penyembuhannya, karena permasalahan sudah semakin  kompleks dan penderitanya sudah mengalami rasa  ketidaknyamanan yang parah.

Wasir Internal

Wasir internal adalah pembengkakan yang terjadi dalam  rektum, sehingga tidak bisa dilihat atau diraba.  Pembengkakan jenis ini hanya menimbulkan sedikit rasa  dakit atau bahkan tidak menimbulkan rasa sakit sama  sekali karena hanya ada sedikit syaraf didaerah rektum.  Wasir internal tidak berbahaya, namun mengejan ketika  buang air besar dan gangguan saluran buang air besar  dapat mengiritasi permukaan wasir yang tertekan,  teregang dan terkadang wasir bisa pecah dan  mengakibatkan perdarahan. Akan terlihat tetesan darah  yang berwarna merah cerah pada kertas jaringan atau  ada toilet. Jika hal ini terjadi, maka penderita perlu  mendapat bantuan medis, karena darah tersebut  mungkin berasal dari sumber lain seperti tumor atau  kanker kolorektum.

jenis-jenis wasirKetika mengalami wasir internal, Anda bisa melakukan  pengobatan dengan menggunakan krim yang dapat  dioleskan pada bagian yang mengalami wasir. Penderita  juga harus menjaga kebersihan tubuh, terutama pada  saat keluarnya air atau lendir ketika buang air besar.  Karena keluarnya air atau lendir dari mukosa dapat  menyebabkan iritasi parah pda daerah dubur.

Terkadang lendir yang keluar dari anus ini dapat  bersama dengan keluarnya tinja. Hal ini bisa sangat  menyakitkan bagi para penderitanya. Jika mengalami  hal seperti ini, maka ada baiknya jika mencoba untuk  melakukan kompres menggunakan air dingin untuk  mengecilkan jaringan yang sedang bermasalah dan  kemudian dorong wasir tersebut dengan menggunakan  jari agar masuk ke anus dengan hati-hati.

Wasir internal terbagi menjadi 4 stadium, yaitu :

Stadium I     : Wasir hanya berdarah, namun tidak keluar
Stadium II   : Wasir keluar dan bisa masuk dengan  sendirinya, baik berdarah ataupun tidak
Stadium III : Wasir keluar dan harus ditolak kembali ke  dalam dengan menggunakan jari, baik berdarah ataupun  tidak
Stadium IV  : Wasir keluar dan tidak dapat langsung  dimasukkan kembali

Upaya penceghan tentu sangat penting dilakukan,  mengingat semua orang memiliki potensni untuk  mengalami wasir. Upaya pencegahan yang dapat  dilakukan adalah dengan menghindari faktor-faktor  penyebab wasir, konsumsi banyak serat, atur waktu  bekerja, istirahat, olahraga secara teratur, dan  menghindari kegiatan yang dapat meningkatkan  tekanan dalam rongga perut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *