Jangan Sembarangan Menggaruk Jika Mengalami Gatal Di Anus

By | 8th March 2016

Jangan sembarangan Menggaruk Jika Mengalami Gatal Di Anus

Apakah Anda pernah mengalami gatal di anus ? Pasti hal tersebut membuat Anda ingin selalu menggaruknya untuk menghilangkan rasa gatal. Namun, sebenarnya hal tersebut tidak boleh dilakukan. Pasalnya menggaruk anus gatal secara sembarangan dapat membuatnya semakin parah dan infeksi.

Secara medis penyakit gatal anus disebut dengan pruritus ani, yaitu kelainan yang cukup umum dan dapat timbul di dalam atau lebih sering di sekitar anus. Penyakit gatal anus memang jarang yang bersifat serius, namun terasa memalukan dan cukup sulit ditangani. Gatal-gatal dapat terlokalisasi disekitar anus atau menjadi bagian dari penyakit gatal seluruh tubuh.

Menurut ahli parenting asa Inggris, Dr Miriam Stoppard, penyebab paling umum dari gatal di anus adalah kandida (jamur) dengan kemerahan dan sisik di kulit sekitarnya. Penyakit gatal setempat juga dapat disebabakn oleh kebersihan pribadi yang buruk, hemoroid atau wasir, atau infestasi cacing kremi.

Selain itu, berikut ini beberapa penyebab lain dari gatal anus :

  • Iritasi bahan kimia dalam makanan, seperti yang ditemukan dalam rempah-rempah, saus panas, dan paprika.
  • Iritasi daria ir yang kontinu di anus yang disebabkan oleh sering mengalami kotoran cairan, diare, atau sering buang air besar dalam jumlah kecil (inkontinensia tinja).
  • Alergi pelembab atau bahan pembersih meningkatakn kemungkinan infeksi pada anus, seoerti ragi, terutama pada pasien dengan diabetes mellitus atau HIV.
  • Pengobatan dengan antibiotik yang dapat menyebabkan infekis jamur dan iritasi pada anus.
  • Psoriasis, penyakit kukit yang mengalami proses pergantian kulit terlalu cepat.
  • Saluran abnormal (fistula) dari usus kecil atau usus besar apda kulit disekitar anus dapat terbentuk sebagai akibat dari penyakit, seperti Crohn, dan fistula ini memberikan cairan yang mengiritasi daerah dubur.
  • Air mata dari kulit dubur (fissures)
  • Pertumbuhan kulit dubur yang tidak normal.

Sangat sulit untuk menghentikan siklus gatal-garuk-gatal jika kulit telah menebal akibat garukan kronis (neurodermatitis). Berikut ini beberapa tindakan yang dapat dilakukan untuk meredakan penyakit gatal di anus :

  • Hilangkan keininan untuk menggaruk dan jangan biarkan kuku dalam keadaan panjang.
  • Gunakan sarung tangan berbahan katun di malam hari unruk menghindari Anda menggaruk tanpa sadar.
  • Setelah buang air besar, gunakan kertas basah seperti tisu bayi, tisu pembersih dubur atau tisu  basah untuk memersihkan dubur. Kertas basah ini lebih baik daripada tisu toilet.
  • Bersihkan dan keringkan anus secara menyeluruh dan hindari meninggalkan sabur didaerah dubur.
  • Hindari menggunakan sabun yang mengiritasi kulit, dan cobalah untuk tidak menggaruk, karena ini akan memperburuk rasa gatal.
  • Jika Anda mengalami inkontinensia tinja, mungkin perlu untuk membersihkan dubur dengan bantalan basah.
  • Hindari mengonsumsi makanan yang dapat memicu rasa gatal di anus, juga hentikan penggunaan produk yang dapat menimbulkan alergi.
  • Guakan obat untuk mengobati gatal seperti obat wasir yang berbentuk salep krim, gel, busa, dan bantalan. Krim yang mengandung kortikosteroid topikal yang dijual bebas dapat meredam keluhan gatal.
  • Mandi dengan air hangat di bak mandi atau di pancuran sebelum tidur dapat meredakan gatal pada malam hari.
  • Pakaian dalam longgar yang terbuat dari serat alami cenderung tidak menimbulkan iritasi dibandingkan dengan bahan sintesis.

Penyakit gatal yang berlangsung lebih dari 3 hari seharusnya diperiksa oleh dokter. Dokter akan memeriksa anus dan menjadwalkan pemeriksaan untuk mencari penyebab yang perlu ditangani.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *