Ini Dia Gejala Kanker Kolorektal yang Mirip dengan Wasir

By | 1st December 2015

ini dia gejala kanker kolorektal yang mirip dengan wasir

Banyak jenis penyakit yang manifestasi awalnya sanga mirip, kebanyakan orang sulit untuk mengidentifikasinya. Para ahli menyarankan untuk hal seperti ini tidak dianggap santai. Seperti halnya kanker kolorektal dan wasir yang menunjukkan gejala yang sangat mirip, jika salah diagnosis sebagai gejala kanker kolorektal namun diobati sebagai wasir, maka hasilnya bisa dibayangkan seperti apa.

Kanker kolorektal adalah sel kanker yang tumbuh didekat rektum, yaitu bagian akhir usus besar menjelang anus yang menjadi tempat penyimpanan feses ataupun dibagian usus besar lainnya. Gejala yang harus diwaspadai dari kanker kolorektal ini adalah adanya darah pada feses.

Darah pada feses juga merupakan gejala yang meunjukkan adanya penyakit wasir atau ambeien. Keduanya memang memiliki gejala yang sama, maka dari itu untuk memastikan apakah gejala dari kanker kolorektal atau wasir perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kolonskopi merupakan pemeriksaan yang perlu dilakukan. Pemeriksaan yang dilakukan selama 10-30 menit ini bertujuan untuk mencari apakah ada sel kanker dibagian usus besar dan rektum.

Menurut Dean, kanker kolorektal ini beda dengan kanker lain, karena sebelumnya ada tahap pra-kanker, yaitu polip. Jika diketahui ada polip dalam pemeriksaan kolonskopi, maka dokter akan langsung memotongnya sebelum menjadi kanker. Jika tidak segera dipotong, maka dalam 5-10 tahun polip ini akan berkembang menjadi kanker.

Kebanyakan pasien yang mendapati darah di fesesnya mengira bahwa itu adalah wasir. Sehingga dokterpun sering kecolongan dan hanya memberikannya obat wasir. Padahal, begitu ada darah di feses, seharusnya langsung melakukan kolonskopi.

Kolonskopi juga disarankan untuk mereka yang memiliki faktor risiko dan berusia diatas 50 tahun. Faktor risiko kanker ini diantaranya adalah memiliki pola makan rendah serat, obesitas, banyak konsumsi lemak, terbiasa mengonsumsi alkohol, serta merokok.

Jika kanker ditemukan pada stadiun satu, harapan hidup pasien menjadi lebih besar. Pasien dengan kanker kolorektal stadium 1 dan 2 juga hanya dilakukan operasi dan tidak membutuhkan kemoterapi.

Selain terdapat darah pada feses, gejala lain dari kanker kolorektal ini adalah perubahan kebiasaan buang air besar (semula lancar menjadi sulit), letih dan lesu, penurunan berat badan meskipun tidak berdiet, serta sering merasa tidak enak diperut.

Meskipun wasir tidak terlalu berbahaya jika dibandingakn dengan kanker kolorektal, namun sama juga harus mendapatkan perhatian. Wasir juga termasuk luka kecil pada tubuh manusia. Banyak pasien akan memiliki rasa sakit ini sebelumnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *