Hati-hati Jika BAB Tidak rutin, Ini Dia Dampaknya

By | 6th February 2016

Buang air besar yang lancar memang sangat penting untuk kesehatan. Pasalnya buang air besar merupakan salah satu proses metabolisme di dalam tubuh untuk membantu menghilangkan sisa makanan yang tercerna dan bahan limbah didalam tubuh.

Normalnya buang air besar yang sehat biasanya rutin dilakukan 2 kali sehari. Buang air besar yang sehat itu harus mudah dilakukan, tanpa mengejan dengan keras atau timbul rasa sakit dan tinja tidak boleh mengandung darah.

hati-hati jika bab tidak rutin, ini dia dampaknya

Tapi, ada juga orang yang mengaku bahwa dirinya buang air besar hanya 1 kali dalam seminggu. Walalupun kotorannya normal, tapi hal ini tidak bisa dikatakan normal, bahkan cenderung berbahaya.

Menurut Sekretaris Jendral (Sekjen) PB Perkumpulan Gastroenterologi Indonesia, Dr. dr, Ari Fachrial Syam SpPD-KGEH, FACG, bahwa sejatinya buang air besar yang normal dilakukan setiap hari.

“Kalau berbicara soal kotoran, itu sama saja racun. Jika tak rutin, maka racun akan menempel di dinding usus kita,” ujar Ari Fachrial dalam acara ‘Media Gathering Aksi Lancar Dulcolax: Waspadai Sembelit Kronis dan Komplikasi’, di Cocorico Cafe Dago, Bandung, Jawa Barat.

Dengan kata lain, tidak buang air besar secara teratur setiap hari dapat memberikan dampak yang negatif pada kesehatan. Lalu apa saja dampak dari buang air besar tidak teratur ? Berikut ini penjelasannya.

Dampak Buang Air Besar Tidak Rutin

Berikut ini beberapa dampak buang air besar yang tidak teratur :

  • Perut terasa kembung/penuh

Aktivitas makan seseorang tentu tidak akan pernah berhenti setiap harinya. namun, disisi lain, proses pengeluarannya terhenti akibat saluran pencernaan bagian bawah akan menampung banyak sisa makanan hasil pencernaan. Hal seperti ini biasanya akan menyebabkan rasa penuh sesak pada perut dan kadang perut juga akan terasa sakit.

  • Gejala kanker usus besar atau kanker kolorektal

Kanker dapat dipicu oleh gejala-gejala yang dianggap remeh. Perubahan siklus buang air besar merupakan gejala yang harus diwaspadai dalam mengantisipasi kanker kolorektal. Normalnya, waktu transit yang dibutuhkan makanan dari sejak masuk hingga dikeluarkan algi melalyi anus tidak melebihi 48 hingga 72 jam. Namun, jika melebihi waktu tersebut sebaiknya harus berhati-hati.

Sampah yang tak kunjung dikeluarkan akan terus mengalami penyerapan air di daerah pencernaan bagian bawah. Alhasil, feses akan semakin padat, keras, dan kering. Hal ini tentunya akan menyebabkan sembelit parah yang jika terjadi dalam waktu yang lama dapat menyebabkan wasir yang ditandai dengan keluarnya darah ketika buang air besar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *