Faktor Resiko Penyakit Wasir

By | 24th April 2015

Penyakit wasir atau ambeien atau dalam istilah  medis dikenal dengan sebutan hemoroid  merupakan suatu penyakit yang terjadi pada anus  yang disebabkan oleh prmbrngkakan veba yang  terdapat persis dibawah selaput yang membatasi  bagian rektum dan anus. Walaupun bukan  termasuk penyakit yang dapat mengakibatkan  kematian, namun wasir yang sudah parah dapat  menurunkan kualitas hidup penderitanya.  Komplikasi yang dapat terjadi akibat dari penyakit  wasir ini adalah perdarahan kronis (darah keluar  dari vena yang melebar) yang menyebabkan  anemia, karena jumlah dari eritrosit yang  diproduksi tidak dapat mengimbangi jumlah yang  keluar.

Faktor Resiko Penyakit Wasir

Berikut beberapa jenis faktor resiko terjadinya  penyakit wasir :

Penuaan

faktor resiko penyakit wasirDengan bertambahnya usia, maka kemampuan  organ fisik juga mulai berkurang. Para ahli  menyatakan bahwa kelemahan otot-otot pada  sfingter anus dan berkurangnya mocus atua lendir  yang berfungsi sebagai bantalan anus menjadi  salah satu faktor terjadinya hemoroid. Dan gejala  kelemahan dan hilangnyamocus pada anus  cenderung terjadi pada usia 30 tahun.

Faktor Genetik / Keturunan

Penelitian membandingkan dan menunjukkan  bahwa penyakit wasir terjadi pada keluarga yang  memiliki riwayat wasir dibandingkan dengan yang  tidak memiliki riwayat penyakit wasir. Meskipun  hubungan antara hereitas atau genetik dan wasir  tidak saling mendukung. Namun, dalam hal ini  pilihan gaya hidup yang sama antara anggota  keluarga mungkin lebih berperan dibandingkan  dengan faktor genetik.

Kebiasaan Buang Air Besar Yang Tidak Teratur  (Konstipasi)

Goresan mekanik dari feses yang keras menekan  bantalan anus memungkinkan memicu kerusakan  pada struktur yang menjaga bantalan anus tetap  pada tempatnya. Ini menjelaskan bahwa konstipasi  dapat memperburuk wasir dengan menyebabkan  perdarahan dan pembengkakan pada anus.

Mengonsumsi Alkohol

faktor resiko penyakit wasir 1Alkohol dapat menyebabkan hilangnya lebih  banyak air dari tubuh. Alkohol menghentikan  produksi anti diuretik horomon yang  menyebabkan seseorang berkemih lebih sering,  dan ini juga dapat menyebabkan dehidrasi. Alkohol  juga menarik air dari feses, sehingga dapat memicu  terjadinya konstipasi. Juga konsumsi alkohol yang  berlebihandapat menyebabkan diare yang juga  dapat memicu timbulnya penyakit wasir.

Obesitas

Obesitas merupakan salah satu faktor resiko  terjadinya penyakit wasir. Sirkulasi darah yang  kurang baik merupakan salah satu masalah yang  dapat berdampak pada kesehatan sel dan vascular.  Karena adanya peningkatan tekanan abdominal  dan peningkatan tekanan pada daerah pelvic pada  vena yang ada didaerah anus dapat berdampak  pada kesehatan vascular dan dapat berdampak  secara langsung pada wasir.

Kafein

Sama halnya dengan alkohol, kafein juga dapat  menyebabkan berkemih lebih sering dan menarik  air dari feses. Kondisi ini dapat menghasilkan feses  yang keras dan meningkatkan resiko konstipasi.  Feses yang keras serta kelemahan pada bantalan  anus pada kanal anus dapat meningkatkan  kerusakan jaringan ikat yang menjaga bantalan  tetap pada tempatnya, sehingga dapat merusak  permukaan jaringan hemoroid yang akan  menyebabkan perdarahan. Selain itu, kafein juga  meningkatkan aliran darah, karena adanya  pelebaran veba dan meningkatkan tekanan  vaskular.

Kurangnya Olahraga

faktor resiko penyakit wasir2Kurang berolahraga dapat memicu terjadinya  wasir. Olahraga, terutama cardiovascular dapat  emningkatkan sirkulasi darah. Hal ini dapat  meningkatkan suplai nutrisi danmembuat dari  struktur selular dari kanal anal, termasuk vaskular  dan jaringan penyokong dari bantalan anus.  Meskipun olahraga berat dapat menginflamasi  jaringan hemoroid dengan meningkatkan tekanan,  namun inflamasi hanya akan brlangsung  sementara dan memiliki keuntungan yaitu dapat  meningkatkan kesehtan vaskularisasi. Olahraga  juga sangat baik untuk sistem pencernaan dan  memperbaiki struktur feses (menjadi lunak).

Diet Rendah Serat (Faktor Nutrisi)

Serat berfungsi dalam membentuk feses dan  penyerapan air. Melakukan diet rendah serat akan  meningkatkan resiko terjadinya hemoroid, karena  dengan mengonsumsi makanan yang tinggi serat  akan menghasilkan feses yang aman bagi anus.  Kombinasi antara konsistensi yang lunak, feses  yang besar akan mudah melewati kolon.

Duduk atau Berdiri Terlalu Lama

Beberapa aktivitas yang dapat menyebabkan  tekanan pada struktur vascular pada daerah anal  dapat menyebabkan kelemahan vascular atau  melemahkan struktur yang dapat menghasilkan  varises pada vena. Seperti varises, walaupun secara  tidak langsung menyebabkan hemoroid, namun  hal ini merupakan keadaan yang umum terjadi  pada jaringan hemoroid.

Faktor resiko pada setiap orang berbeda-beda, ada  yang memiliki resiko yang tinggi ada juga yang  rendah. Namun, dengan mengetahui faktor resiko  tersebut kita bisa lebih berhati-hati dan bisa  melakukan pencegahan agar tidak mengalami  penyakit wasir. Dengan menjaga pola hidup yang  sehat, maka kita bisa mencegah penyakit wasir dan  meningkatkan kualitas hidup menjadi lebih sehat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *