Cara Mudah Mengatasi Sembelit pada Anak yang Efektif

By | 13th October 2018

Cara Mudah Mengatasi Sembelit pada Anak yang Efektif,- obatwasir.exl.me – Selain orang dewasa, keluhan sembelit atau konstripasi juga bisa menyerang bayi dan anak-anak. Sembelit merupakan kondisi diaman buang air besar tidak teratur. Jika kondisi ini tidak diobati, maka bisa menyebabkan masalah kesehatan lain.

Sembelit bisa disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari kurangnya asupan serat, kurang minum, stres, malas ke kamar mandi untuk buang air besar, hingga pengaruh konsumsi obat-obatan tertentu. Sembelit yang terjadi pada anak-anak sering terjadi selama potty training, terutama pada anak laki-laki.

Untuk mengetahui apakah si kecil mengalami sembelit atau tidak, Anda bisa melakukan pengecekan saat anak sedang buang air besar. Jika kotoran yang dikeluarkan berukuran kecil seperti kotoran kelinci, sulit dikeluarkan, dan buang air besar kurang dari 3 kali dalam seminggu, maka bisa jadi anak mengalami sembelit.

Namun, orang tua tidak perlu khawatir ketika si kecil mengalami sembelit. Karena sembelit yang terjadi pada anak bisa diatasi dengan perawatan di rumah dan pemberian obat sembelit anak berupa pencahar sesuai anjuran dokter.

Cara Mengatasi Sembelit pada Anak

Cara Mudah Mengatasi Sembelit pada Anak yang Efektif

Sembelum memberikan obat sembelit anak, alangkah baiknya Anda memberikan perawatan alami rumahan ini untuk membantu mengatasi sembelit anak, yaitu :

  • Buat jadwal makan

Makan secara teratur bisa menstimulasi usus, sehingga membantu anak-anak terbiasa untuk buang air besar secara rutin. Disarankan untuk membiasakan anak sarapan pagi lebih awal agar terbiasa untuk buang air besar sebelum berangkat sekolah.

  • Berikan makanan berserat

Mengonsumsi makanan yang kaya akan kandungan serat dapat menjadi salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi sembelit pada anak. Ibu bis amulai memberikan makanan berserat, seperti kacang-kacangan, biji-bijian, buah dan sayur kepada si kecil secara perlahan agar anak terbiasa.

Agar kebutuhan serat terpenuhi, disarankan untuk memberikan asupan serat sekitar 20 gram per hari. Pemenuhan asupan serat yang diperlukan anak ini akan membantu tubuh mengeluarkan tinja dengan mudah dan tidak keras.

  • Pastikan cairan tubuh terpenuhi

Mencukupi kebutuhan tubuh terhadap cairan akan membuat tinja menjadi lebih lunak, sehingga proses buang air besar menjadi lebih mudah. Disarankan untuk tidak memberikan susu yang berlebih pada anak, karena konsumsi susu yang berlebih justru bisa menyebabkan terjadinya sembelit.

  • Tetap dorong anak beraktivitas

Ajak anak untuk tetap aktif bergerak atau bermain seperti biasanya. berikan anak waktu untuk bermain sekitar 30 menit samapi 1 jam setiap harinya, guna membantu usus untuk turut bergerak dan membantu melancarkan proses pencernaan.

Jika beberapa langkah perawatan rumahan tersebut tidak dapat membantu mengatasi sembelit pada anak, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter untuk menggunakan obat pencahar sebagai obat sembelit anak.

Perlu diketahui, obat pencahar tidak selalu disarankan untuk digunakan pada anak. Obat pencahar hanya bisa digunakan pada kondisi tertentu berdasarkan pertimbangan medis. Jadi, disarankan untuk berhati-hati dalam mengonsumsi obat pencahar.

Baca juga : Cara Mengatasi Sembelit di Rumah

Pada parinsipnya, terdapat 2 jenis obat pencahar yang bisa diberikan pada anak, yaitu :

  • Obat pencahar pelunak tinja

Obat pencahar ini antara lain laktulosa, minyak mineral dan dokusat. Obat pencahar laktulosa dan minyak mineral berbentuk cair, sehingga bisa dicampurkan pada jus atau minuman favorit anak. Sedangkan obat dokusat terbagi menjadi 3 jenis, yaitu tablet, kapsul, dan cair. Dokusat cair bisa dipilih untuk anak dibawah usia 3 tahun, melalui resep dokter. Laktulosa merupakan pilihan pelunak tinja yang umum digunakan di Indonesia.

  • Obat pencahar pendorong tinja

Bisacodyl termasuk obat paling umum yang sering digunakan untuk mengatasi sembelit pada anak. Namun, obat ini tidak disarankan untuk penggunaan jangka panjang, keduali di bawah pengawasan dokter.

Juga terdapat tindakan klisma (enema), yaitu dengan memasukkan cairan obat melalui anus, menggunakan gliserin, yang bisa dilakukna di rumah sakit. Tindakan ini bertujuan untuk melumas dan mengeluarkan tinja yang telah menumpuk dalam usus besar.

Jika anak mengalami sembelit lebih dari 2 minggu, maka segeralah berkonsultasi dengan dokter. Karena, pada beberapa kasus sembelit bisa menjadi tanda adanya penyakit yang lebih serius. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *